Fungsi Icon
Tab Home
Microsoft
Office Word 2007 (untuk selanjutnya disebut MS. Word saja) merupakan sebuah
program aplikasi pengolah kata (Word Processor) buatan Microsoft Corporation. MS.
Word 2007 merupakan hasil pengembangan dari beberapa versi sebelumnya. MS. Word
tampil lebih user friendly dan sudah menggunakan ribbon sebagai standar baru
dalam menampilkan menu-menu tool. Berdasarkan klaim mereka, ribbon adalah
sebuah inovasi yang kelak di masa mendatang menjadi sebuah standar bagi
tampilan menu.
Bagi yang baru bermigrasi dari
Word 2003 ke MS. Word 2007 tidak perlu panik dengan pemandangan yang begitu
asing tersebut. Anda hanya perlu sedikit adaptasi dan setelah itu, Anda akan
merasakan efisiensi dan kemudahan dalam bekerja. Bila Anda kurang percaya,
silahkan buka MS. Word 2007, letakkan pointer mouse ke area area menu, kemudian
putar tombol gulir. Apa yang terjadi? Anda benar! Anda dapat membuka pintu akes
ke setiap ribbon hanya dengan putaran tombol gulir saja.
Kembali ke masalah menu icon, MS.
Word 2007 mengenal istilah tab, ribbon, dan group dalam menyajikan menu tool.
Berbeda dengan Word 2003 dan sebelumnya yang hampir 100% dikuasai Kaum Bar-Bar
(Titlebar, Menu Bar dan Toolbar).
Perbedaan antara Tab, Ribbon dan
Group
Tab adalah sederetan menu yang
ditandai dengan teks. terdiri dari tab File, Insert, Page Layout, dll. Ribbon
adalah area yang digunakan untuk menampilkan tab dan menu dari tab yang aktif.
Sedangkan Group adalah kelompok menu dalam tiap Ribbon yang memiliki kesamaan
fungsi. Jadi, Ribbon menyediakan tab yang terdiri dari menu, dan menu
sendiri terdiri dari beberapa Group, dan Group terdiri dari sekumpulan menu
yang memiliki kesamaan fungsi.
Tampilan Jendela MS Word 2007
Office Button
Secara umum, Office Button
terdiri dari dua area, yaitu area kiri dan area kanan. Area kiri berisi
perintah seperti New, Open, Save, Save As, Print, Prepare, Send, Publish, dan
Close. Sedangkan di area kanan berisi pintasan file dokumen yang baru-baru ini
dibuka.
Pada bagian bawah flyout ini
terdapat dua tombol perintah, yaitu Word Option (digunakan untuk melakukan
properti terhadap MS Word 2007) dan Exit Word (digunakan untuk menutup jendela
MS Word). Berikut ini adalah contohnya.
Keterangan:
|
Nama Icon
|
Keterangan
|
|
New
|
digunakan
untuk membuat file dokumen kosong baru
|
|
Open
|
digunakan
untuk membuka file dokumen yang tersimpan
|
|
Save
|
perintah
untuk menyimpan file dokumen aktif
|
|
Save
As
|
digunakan
untuk menyimpan file dokumen ke dalam format tertentu
|
|
Print
|
digunakan
untuk mencetak file dokumen yang sedang aktif
|
|
Prepare
|
digunakan
untuk melakukan properti khusus terhadap file dokumen aktif
|
|
Send
|
digunakan
untuk mengirimkan file dokumen aktif sebagai email / faksimile
|
|
Publish
|
perintah
untuk menerbitkan dokumen aktif ke website / blog / dll
|
|
Close
|
digunakan
untuk menutup file dokumen aktif
|
Mengenal Fungsi Icon pada Tab
Home
Tab Home terdiri dari lima Group
yaitu, Clipboard, Font, Paragraph, Styles dan editing.
Group Clipboard
Group Clipboard terdiri dari
sekumpulan menu yaitu:
Paste : untuk menempelkan hasil copy atau
cut.
Cut : untuk memotong teks/objek
terpilih.
Copy : untuk menggandakan teks/objek
terpilih.
Format Painter : digunakan untuk meniru format halaman dokumen
ke dalam
dokumen lainnya.
* Tombol panah kecil di sudut
kanan-bawah setiap Group digunakan untuk mengakses pengaturan lanjutan mengenai
fungsi suatu Group.
Group Font
Menu-menu di Group Font secara
khusus berfungsi untuk pemformatan seputar huruf. Terdiri dari :
Font : untuk memilih jenis huruf
Font Size : untuk mengatur ukuran huruf
Grow Font : untuk memperbesar ukuran huruf secara instan
Shrink Font : untuk memperkecil ukuran
huruf secara instan
Change Case : untuk mengubah status huruf
kapital/huruf kecil
Clear Formatting : untuk menghapus pemformatan teks
terpilih
Bold : untuk menebalkan teks terpilih
Italic : untuk memiringkan Teks terpilih
Underline : untuk memberikan garis bawah pada teks
terpilih
Strikethrough : memberikan tanda coret padateks
terpilih
Subscript : untuk mengetik karakter pemangkatan
Superscript : untuk mengetik karakter
pemangkatan
Text Effect : untuk memberikan efek
artistik pada teks terpilih
Text Highlight Color : untuk
memberikan warna stabilo di belakang teks terpilih
Font Color : untuk mengatur warna teks terpilih.
Font Color : untuk mengatur warna teks terpilih.
Group Paragraph
Group Paragraph terdiri dari
sekumpulan menu yang memiliki kesamaan fungsi untuk mengatur paragraf teks.
perintah-perintah di Group Paragraph yaitu:
Bullets : untuk memberikan tanda bullet di tiap paragraf terpilih
Bullets : untuk memberikan tanda bullet di tiap paragraf terpilih
Numbering : untuk memberikan
format penomoran di tiap paragraf terpilih
Decrease Indent : untuk menggeser
baris kedua paragraf ke kiri
Increase Indent : untuk menggeser
baris kedua paragraf ke kanan
Left-to-Right : untuk menjadikan
arah teks berjalan dari kiri ke kanan (format Latin)
Right-to-Left : untuk menjadikan arah teks berjalan dari kanan ke kiri (format Arab)
Sort : untuk menyortir data
Right-to-Left : untuk menjadikan arah teks berjalan dari kanan ke kiri (format Arab)
Sort : untuk menyortir data
Show Paragraph Marks : untuk menampilkan / menyembunyikan
tanda koreksi
paragraf
Align Text Left : untuk mengatur teks rata
kiri
Center : untuk mengatur teks rata
tengah
Align Text Right : untuk mengatur teks
rata kanan
Justify : untuk mengatur teks rata
kanan-kiri
Line Spacing : untuk mengatur
jarak antar baris teks
Shading : untuk mengatur warna latar teks
terpilih
Border : untuk memberikan garis tepi
pada teks terpilih.
Group Styles
Group Styles terdiri dari dua
menu. Yaitu:
Heading Styles : berisi pilihan format judul/subjudul dari
paragraf terpilih
Change Styles : berisi pilihan pengaturan tema paragraf
Change Styles : berisi pilihan pengaturan tema paragraf
Group Editing
Secara umum group Editing terdiri
dari Find, Replace, dan Select. fungsinya adalah :
Find : untuk mencari kata tertentu berdasarkan keyword tertentu dalam suatu file
Find : untuk mencari kata tertentu berdasarkan keyword tertentu dalam suatu file
Replace : untuk mencari dan mengganti kata yang ditemukan untuk
diganti
dengan kata tertentu dalam
suatu file
Select : digunakan untuk memilih objek atau teks tertentu di
dalam suatu file
Fungsi Icon Tab Insert
Tab Insert digunakan untuk
menyisipkan objek ke dalam dokumen yang dikelola. Baik berupa objek gambar,
tabel, Shape, dan karakter spesial (Symbols). Bahkan dengan tab Insert
tersebut, user bisa menyisipkan link ke file yang berada di luar dokumen,
bahkan ke internet.
Secara umum perintah yang
terdapat di Ribbon Insert terdiri dari 7 Group perintah yang memiliki kesamaan
fungsi. Beberapa Group yang terdapat di tab ini adalah: (1) Pages, (2) Tables,
(3) Illustrations, (4) Links, (5) Header & Footer, ( 6) Text, dan (7)
Symbols.
A. Fungsi Icon di Group Pages
|
Kata Kunci Bahasan
|
||
|
Cover Page
|
digunakan untuk menyisipkan
serta memilih jenis halaman sampul.
|
|
|
Blank Page
|
untuk menyisipkan halaman
kosong baru dalam suatu file dokumen
|
|
|
Break Page
|
untuk memisah suatu halaman
file dokumen
|
|
Cover Page dibutuhkan saat user ingin membuat halaman sampul dari suatu file yang sedang digarap, merupakan fitur teranyar MS. Word yang sudah built-in sejak MS Word rilisan 2007 yang lalu. User bisa memilih bentuk sampul serta melakukan setting seperlunya, jadilah halaman sampul yang formal tanpa mengurangi nilai estetika.
Sedangkan Blank Page digunakan untuk membuat halaman kosong baru. Ini sangat membantu user saat pengelolaan dokumen harus pindah ke halaman baru, padahal baru setengah halaman yang terisi teks. Jadi user tidak perlu menekan Enter ratusan kali untuk mendapatkan halaman baru. Ini sesuai dengan visi MS. Word seabgai aplikasi perkantoran yang simpel, praktis dan efisien.
Break Page sangat dibutuhkan
terutama saat user ingin memisahkan beberapa paragraf menjadi dua halaman.
sebagai ilustrasi, dalam suatu dokumen teridiri dari 10 paragraf yang berjejal
di satu halaman saja, terus user ingin menjadikannya sebagai dua halaman, maka
user cukup meletakkan kursor di bagian akhir paragraf yang ingin dijadikan
halaman pertama, klik icon Break page. Maka paragraf sesudah tanda kursor tadi
akan berpindah ke halaman berikutnya. Bila dalam hal ini user menggunakan icon
Blank Page, maka antara paragraf sebelum kursor dan setelahnya akan terpisah
dengan satu halaman kosong.
B. Fungsi Icon di Group Tables
|
Kata Kunci Pembahasan
|
||
|
Insert Table…
|
untuk menyisipkan tabel melalui
dialog Insert Table
|
|
|
Draw Table
|
untuk menyisipkan tabel dengan
cara menggambar di halaman dokumen
|
|
|
Convert Text to Table…
|
digunakan untuk menjadikan teks
terpilih berada dalam tabel
|
|
|
Excel Spreadsheet
|
untuk menyisipkan tabel dalam
bentuk lembar kerja Excel
|
|
|
Quick Tables…
|
untuk menyisipkan tabel instan
yang sudah tersedia jenis dan bentuknya di dalam MS. Word 2010
|
|
Saat user meng-klik icon Table,
akan muncul flyout yang berisi perintah-perintah tersebut dengan judul Insert
table. Pada pilihan pertama terdapat built-in tabel. Disini user cukup memilih
jumlah tabel dengan menggerakkan pointer secara diagonal dan diakhiri dengan
klik kiri mouse untuk menerapkan jumlah tabel terpilih. Disini jumlah tabel
terbatas dalam 10 tabel.
Insert Table… digunakan untuk
menyisipkan tabel melalui dialog box. User perlu menentukan jumlah kolom ke
samping di area Number of Columns serta mengisi kotak Number of Rows untuk
menentukan jumlah kotak ke bawahnya. Disini jumlah tabel maupun kolom tidak
dibatasi, jadi user dapat menyisipkan tabel sepuasnya melalui perintah ini.
Draw Table berfungsi untuk
menyisipkan tabel dengan menggambar secara manual di area dokumen. Saat icon
ini di-klik, pointer mouse langsung berupa menjadi pensil yang dinamis. Drag
secara diagonal untuk membuat gambar tabel berbentuk kotak. Bila di-drag secara
diagonal akan membentuk garis lurus namun tidak melupakan ekstensinya sebagai
tabel. Bila user membuat garis ini secara berurutan, maka spasi antar garis
yang dibuat akan menjadi area dalam suatu tabel.
Convert Text to Table digunakan
untuk mengkonversi atau mengubah paragraf terpilih menjadi berbentuk tabel.
Disini program berjalan secara stereotip. Program hanya melihat adanya jejak
tombol Tab dan Enter di keyboard. Bila hanya ada dua paragraf yang terseleksi
maka hasilnya hanya ada dua kotak atas-bawah. Apabila teks yang terseleksi
terdiri dari dua paragraf yang spasinya menggunakan tab, maka hasilnya terdapat
dua kolom ke samping dan dua baris ke bawah.
Excel Spreadsheet digunakan untuk menyisipkan tabel dengan format lembar kerja Excel. dengan fitur ini user dapat memasukkan rumus fungsi layaknya di lembar kerja Excel. Jadi, user dapat menghadirkan spesifikasi Excel biarpun sebenarnya sedang bekerja di aplikasi word processor.
Excel Spreadsheet digunakan untuk menyisipkan tabel dengan format lembar kerja Excel. dengan fitur ini user dapat memasukkan rumus fungsi layaknya di lembar kerja Excel. Jadi, user dapat menghadirkan spesifikasi Excel biarpun sebenarnya sedang bekerja di aplikasi word processor.
Quick Tables… berfungsi untuk
menyisipkan jenis tabel sesuai jatah yang tersedia di MS. Word 2010 ini. User
dipersilahkan untuk memilih jenis dan tema tabel yang diinginkan. Dalam menu
tersebut user dapat memilih desain kalender dll. sesuai bentuk yang tersedia.
C. Fungsi Icon di Group
Illustrations
|
Picture
|
digunakan untuk menyisipkan
gambar yang tersimpan di komputer
|
|
Clip Art
|
untuk menyisipkan gambar-gambar
ilustrasi yang tersedia di library program
|
|
Shapes
|
digunakan untuk menyisipkan
objek gambar autoshape
|
|
SmartArt
|
digunakan untuk menyisipkan
gambar dalam bentuk organization
|
|
Chart
|
digunakan untuk menyisipkan
diagram
|
Picture merupakan perintah yang
digunakan untuk menyisipkan gambar yang tersimpan di komuter atau di media
removable lainnya. Dengan ini user dapat menyisipkan gambar atau foto. Saat
user menggunakan perintah ini, user akan masuk ke jendela penjelajahan file untuk
mengakses gambar di lokasi tertentu yang ingin disisipkan ke lembar dokumen.
Clip Art digunakan untuk
menyisipkan gambar-gambar clip untuk tujuan ilustrasi yang berkaitan dengan
tema yang dibahas dalam dokumen. Di samping itu, gambar Clip Art dapat berfungsi
sebagai elemen pemanis dari dokumen yang tergarap, tentunya sesuai dengan yang
tersedia di library program. Namun demikian user dapat mengunduhnya dari situs
resmi Microsoft Corporation.
Shapes digunakan untuk
menyisipkan objek geometris yang telah memiliki bentuk, seperti segitiga,
lingkaran, bintang, segi empat, dll. Bisa dibayangkan, betapa sulitnya membuat
gambar lingkaran dengan mengandalkan garis yang dibuat secara manual. Namun
fakta berkata sebaliknya karena adanya fasilitas Shape ini. User dapat membuat
objek lingkaran yang ideal dengan cukup menyisipkannya melalui Shape tersebut.
SmartArt merupakan fitur jelmaan
Organization Chart di Word 2003 yang kini diamputasi di MS Word 2007 ini. Tak
sekedar berubah nama. Siluman fitur 2003 ini memang sarat dengan objek inovatif
dengan sosok tiga dimensi sebagai andalan. SmartArt berisi fitur untuk membuat
gambar terstruktur yang lebih bersifat ilustratif. User bisa membuat ilustrasi
jenis-jenis binatang melalui fasilitas ini.
D. Fungsi Icon di Group Links
|
Kata Kunci Bahasan
|
|
|
Hyperlink
|
digunakan untuk menautkan teks
/ objek terpilih dengan file lain
|
|
Bookmark
|
digunakan membuat penanda buku
|
|
Cross-Reference
|
digunakan untuk membuat
referensi antar file
|
Hyperlink digunakan untuk
menghubungkan teks atau teks terpilih dengan file lain. Bahkan, user bisa
menautkan teks terpilih dengan bagian tertentu di situs web.
Bookmark digunakan untuk membuat
penanda buku atau sebagai halaman favorit. Disini user diminta untuk melakukan
setting terhadap file yang ingin dijadikan sebagai penanda buku atau halaman
favorit dari teks atau objek terpilih.
Cross-reference digunakan untuk
membuat referensi atau rujukan antar file. Dengan fasilitas ini user dapat
membuat rujukan ke footnote atau endnote tertentu di suatu halaman.
E. Fungsi Icon di Group Header
& Footer
|
Kata Kunci Bahasan
|
|
|
Header
|
digunakan untuk mengatur kepala
halaman suatu file
|
|
Footer
|
digunakan untuk melakukan
setting terhadap kaki halaman suatu file
|
|
Page Number
|
digunakan untuk melakukan
setting terhadap homor halaman
|
Header digunakan untuk mengatur
kop atau kepala halaman suatu file. Biasanya suatu dokumen resmi perlu dibubuhi
kop dari suatu organisasi. Dengan fasilitas Header tersebut, user dapat
memberikan serta mengatur format header. Disitu terdapat beberapa format Header
yang sudah built-in. User dapat memilih salah satunya yang sesuai.
Footer digunakan untuk mengatur
atribut suatu halaman berupa kaki halaman. Biasanya di bagian footer berisi
nomor halaman serta atribut komplementer lainnya. Seperti halnya header, Footer
juga berisi pilihan mengenai format Footer sehingga user tinggal memilih serta
melakukan setting seperlunya. Kesamaan antara header dan Footer adalah: jika
user sudah membubuhkan keduanya di halaman tertentu maka Header dan Footer di halaman
lainnya akan persis sama.
F. Fungsi Icon di Group Text
|
Kata Kunci Bahasan
|
|
|
Text Box
|
digunakan untuk menyisipkan
kotak yang dapat diisi dengan teks
|
|
Quick Parts
|
digunakan untuk mengatur teks
otomatis dll
|
|
WordArt
|
digunakan untuk menyisipkan
teks bergaya artistik
|
|
Drop Cap
|
digunakan untuk menyisipkan
huruf kapital besar pada awal paragraf
|
|
Signature Line
|
digunakan untuk menyisipkan
tanda tangan digital
|
|
Date & Time
|
digunakan untuk menyisipkan
tanggal dan waktu terkini
|
|
Object
|
digunakan untuk menyisipkan
objek dengan ekstensi OLE (Object Linking Embedded)
|
Text Box berfungsi untuk
menyisipkan kotak teks sesuai dengan pilihan yang tersedia di menu tersebut.
dengan ini user tidak perlu menyisipkan objek Shape yang kemudian di-Add text.
Disini user juga bisa melakukan setting seperlunya terhadap Text Box yang telah
disisipkan.
Quick Parts merupakan menu yang
menyediakan perintah-perintah, antara lain : (1) Autotext digunakan untuk
mengatur teks otomatis, (2) Document Property untuk mengatur atribut dokumen
[titel, tag, dll] (3) Field digunakan untuk menyisipkan Field atau judul tabel
[dapat diset sebagai nomor otomatis sebagaimana di Access dan di Excel] (4)
Building Blocks Organizer digunakan untuk mengatur seputar partikulasi Quick
Parts (5) Save Selection to Quick Parts Gallery digunakan untuk menyimpan
pemformatan dari teks terpilih ke dalam Quick parts Gallery.
WordArt digunakan untuk menyisipkan teks bergaya artistik. Dengan fasilitas ini user bisa menyisipkan tulisan-tulisan artistik 3 dimensi dan efek-efek lainnya. User akan diminta untuk memilih salah satu jenis Wordart, kemudian mengetikkan teks setelah terdapat perintah “Your Text here” dan dengan satu langkah lagi user sudah membuat teks dengan gaya dan efek yang fantastik.
WordArt digunakan untuk menyisipkan teks bergaya artistik. Dengan fasilitas ini user bisa menyisipkan tulisan-tulisan artistik 3 dimensi dan efek-efek lainnya. User akan diminta untuk memilih salah satu jenis Wordart, kemudian mengetikkan teks setelah terdapat perintah “Your Text here” dan dengan satu langkah lagi user sudah membuat teks dengan gaya dan efek yang fantastik.
Drop Cap digunakan untuk
menysipkan huruf kapital dengan ukuran lebih besar di awal suatu paragraf.
Disini lagi-lagi user disuguhi menu pilihan untuk mengambil salah satu bentuk
Drop Cap yang diinginkan.
Signature Line digunakan untuk
menyisipkan anda tangan digital melalui layanan khusus yang disediakan
Microsoft Corporation.
Date & Time digunakan untuk
menyisipkan tanggal dan waktu terkini sesuai dengan tanggal dan waktu yang
berlaku dalam sistem. dengan ini user tidak perlu lagi mengutak-atik kalender
atau bahkan membeli jam tangan hanya untuk membubuhkan tanggal dan waktu di
surat undangan. Gunakan perintah ini untuk memasukkan waktu dan tanggal terkini
di komputer.
Object digunakan untuk
menyisipkan objek embedded, berupa objek yang dapat dprogram sehingga dapat
menjalankan script tertentu. Objek yang dapat disisipkan dari perintah ini
harus berupa objek dengan ekstensi OLE atau Object Linked Embedded.
G. Fungsi Icon di Group Symbols
Equation: digunakan untuk
menyisipkan simbol-simbol persamaan, terutama dalam bidang matematika. Symbol:
digunakan untuk menyisipkan karakter khusus.
Fungsi Icon pada Tab
Page Layout
Icon perintah yang terdapat di
Tab Page Layout digunakan untuk pengaturan tataletak halaman dokumen Word. Tab
ini terdiri dari 5 Group perintah, yaitu : (1) Themes, (2) Page Setup, (3) Page
Background, (4) paragraph, dan (5) Arrange.
A. Icon Perintah di Group Themes
|
kata kunci
|
|
|
Themes
|
digunakan untuk memilih tema
halaman yang meliputi warna halaman berikut warna hurufnya.
|
|
Color
|
digunakan untuk mengatur warna
tema halaman.
|
|
Fonts
|
digunakan untuk mengatur tema
huruf yang akan diterapkan ke halaman dokumen aktif.
|
|
Effect
|
digunakan untuk mengatur tema
efek terhadap objek Shape yang terdapat di halaman dokumen.
|
Menu Themes menyediakan sejumlah
bentuk tema halaman secara praktis. Dengan fitur ini user dapat dengan mudah
membuat dokumen artistik tanpa harus profesional di bidang setting layout.
Semuanya dilakukan dengan praktis dan efisien. Bisa dibayangkan bahwa melakukan
setting halaman merupakan pekerjaan yang tidak mudah. Anda perlu mengamati mana
judul, mana subjudul, dan mana paragraf, kemudian harus mengklasifikasikan
semuanya dari segi jenis huruf, ukurannya, bahkan warnanya supaya menjadi
sebuah pembukuan yang tampil dengan sosok artistik. Namun fakta berbicara lain
setelah Microsoft Corporation merekrut fitur yang satu ini ke dalam produk
aplikasi perkantorannya tersebut. Semua hal yang sejatinya hanya mungkin
dilakukan oleh layouter profesional, kini dapat dengan mudah dilakukan oleh
orang yang tidak berlatarbelakang perbukuan. Di bagian ini pula user tinggal
memilih salah satu tema yang diinginkan, maka program berjalan secara otomatis
membantu Anda melakukan setting layout, bagian per bagian, bahkan halaman per
halaman. user hanya perlu berkonsentrasi ke layar monitor dan naskah yang
diketiknya (takut dimakan kucing, he he he).
Sedangkan menu Colors berfungsi
untuk memilih warna tema dengan urutan warna secara hierarkis. Pun juga, user
dapat men-custom sendiri warna tema tertentu melalui menu ini.
Berbeda dengan menu Themes, menu
Colors hanya memungkinkan user untuk memilih jenis warna tema saja. Sementara
di menu Themes adalah berisi pilihan yang mengatur jenis, warna, dan bentuk
huruf; bentuk dan warna tabel; dan warna dasar dapat pula diatur dari menu ini.
Menu Fonts secara spesifik
digunakan untuk memilih tema huruf. User disediakan jatah tema huruf yang akan
diterapkan ke halaman dokumen. Di samping itu, menu ini juga tidak lupa
memberikan peluang bagi user penganut perfeksionisme untuk mengutak-atik sendiri
tema huruf yang diinginkan.
Menu Effects bergerak khusus di
bidang pemberian tema efek terhadap objek geometris di halaman dokumen. Dengan
ini user dapat memilih tema efek dengan nuansa warna yang telah dipilih di menu
Colors. Seperti yang telah diketahui bersama bahwa untuk membuat sebuah booklet
yang aduhai tidak melulu terletak dalam aspek ide yang tertuang dalam tulisan
tersebut. Justru seorang layouter perlu mendandani setiap objek di setiap
halaman dengan efek yang sedap dipandang mata. Namun tampaknya falsafah MS.
Word tak cukup sampai disitu. Susunan dan urutan warna bahkan juga
diorientasikan untuk menjelaskan sebuah hierarkis. Di menu Effects ini user
akan menemukan hal-hal tersebut, namun user juga diberi peluang untuk melakukan
kustomisasi dalam bidang yang satu ini.
B. Icon Perintah di Group Page
Setup
Menu-menu yang terdapat di group
Page Setup disediakan untuk melakukan pengaturan halaman, yakni dalam bidang
ukuran kertas, margin halaman, pengaturan kolom teks, dll. Halaman dokumen dapat
diatur sesuai dengan keinginan user, terutama untuk melakukan sinkronisasi
dengan jenis dan ukuran kertas yang akan digunakan nantinya. Adapun menu
perintah yang terdapat di group Page Setup yaitu : (1) Margins, (2)
Orientations, (3) Size, (4) Columns, (5) Breaks, (6 ) Line Numbers, dan (7)
Hypenation.
kata kunci
|
Margins
|
digunakan untuk mengatur batas
teks di halaman dokumen.
|
|
Orientation
|
digunakan untuk mengatur posisi
kertas.
|
|
Size
|
digunakan untuk mengatur ukuran
halaman.
|
|
Columns
|
digunakan untuk mengatur jumlah
kolom teks.
|
|
Breaks
|
digunakan untuk mengatur
kontinuitas halaman maupun kolom teks.
|
|
Line Numbers
|
digunakan untuk mengatur
kontinuitas nomor baris teks.
|
|
Hypenation
|
digunakan untuk memisahkan suku
kata dengan tanda hubung secara otomatis.
|
Menu Margins digunakan untuk
mengatur batas teks di halaman dokumen. Dengan menu ini user dapat mengatur
sendiri ukuran batas teks sebelah kanan, kiri, atas, dan bagian bawah halaman.
Di menu ini user telah disediakan bentuk margin bentuk standar. Namun user
tetap berpeluang untuk melakukan kustomisasi terhadap file dokumen garapannya.
Sedangkan menu Orientations
digunakan untuk mengatur posisi kertas sesuai keinginan pengguna. Disini hanya
terdapat dua pilihan, yaitu potrait untuk posisi kertas tegak dan landscape
untuk posisi kertas datar.
Menu Size digunakan untuk
mengatur ukuran halaman dalam rangka adaptasi dengan kertas yang nantinya akan
dijadikan media cetak. Di menu ini user telah disediakan beberapa ukuran kertas
standar namun ia tetap berkesempatan untuk mengkustomisasi ukuran sesuai dengan
keinginan.
Menu Columns digunakan untuk
mengatur jumlah kolom teks pada dokumen yang tengah digarap. Dengan menu ini
user dapat menjadikannya dua kolom, tiga kolom, dll. Di bagian ini MS. Word
juga memberikan satu peluang bagi user untuk melakukan kustomisasi terhadap
kolom teks dari dokumen yang digarap.
Menu Breaks digunakan untuk
memisahkan halaman, kolom teks, dll. Menu ini sejatinya sudah punya lokasi di
ribbon Insert namun masih juga pesan tempat di ribbon Page Layout ini. Rupanya
MS. Word punya setumpuk alasan mengapa menu ini muncul dua kali di tempat yang
berbeda. di ribbon Insert icon ini berupa perintah langsung untuk memisahkan
suatu halaman. Namun di ribbon Page Layout, icon ini justru berupa menu pilihan.
Di dalamnya terdapat beberapa perintah yang mendukung untuk memisahkan halaman,
memisahkan kolom teks, bahkan untuk mengakhiri seksi tulisan. Selain itu, juga
menyediakan fasilitas untuk men-sett nomor halaman, juga berisi perintah untuk
melanjutkan kembali format yang telah di-break sebelumnya.
Line Numbers digunakan untuk pengaturan seputar nomor baris dalam dokumen. Sering user dibuat kewalahan saat melakukan pengelompokan dua penomoran yang berbeda, namun nomornya justru berkelanjutan dari kelompok sebelumnya. Dengan menu ini user hanya perlu menyeleksi sekelompok baris penomoran, masuk ke menu ini dan klik perintah Restart Numbering, maka kelompok terseleksi tadi sudah menjadi dua kelompok penomoran yang berbeda. User juga bisa melanjutkan dari penomoran sebelumnya meskipun sudah terpaut beberapa paragraf lain.
Line Numbers digunakan untuk pengaturan seputar nomor baris dalam dokumen. Sering user dibuat kewalahan saat melakukan pengelompokan dua penomoran yang berbeda, namun nomornya justru berkelanjutan dari kelompok sebelumnya. Dengan menu ini user hanya perlu menyeleksi sekelompok baris penomoran, masuk ke menu ini dan klik perintah Restart Numbering, maka kelompok terseleksi tadi sudah menjadi dua kelompok penomoran yang berbeda. User juga bisa melanjutkan dari penomoran sebelumnya meskipun sudah terpaut beberapa paragraf lain.
Sedangkan menu Hyphenation
digunakan untuk memisah suku kata secara otomatis dengan tanda hubung saat kata
kompleks (terdiri lebih dari dua suku kata) berada di akhir baris. Kolom yang
sempit dan format teks rata kanan-kiri menyebabkan jarak antar kata kurang
ideal. Apalagi didominasi kata kompleks. Hyphenation menangani perkara ini. Ia
akan melakukan idealisasi jarak antar kata dengan cara memisah partikel kata
dengan tanda hubung dan menyisipkan suku kata setelah tanda hubung ke baris
berikutnya secara otomatis, dan menggabungkannya kembali bila area cukup luas,
dalam rangka idealisasi jarak antar kata. Seleksi teks dimaksud atau seluruh
teks di dokumen, lalu manfaatkan perintah Hyphenation ini, dan pilih Automatic.
Maka Hyphenation akan bekerja sesuai dengan job description-nya.
C. Icon Perintah di Group Page
Background
Perintah-perintah di group Page
Background digunakan untuk mengatur latar belakang halaman file dokumen yang
sedang digarap. Ada tiga menu perintah: (1) Watemark (2) Page Color, dan (3)
Page Borders.
KATA KUNCI
|
Watermark
|
digunakan untuk memberikan efek
tanda air di belakang teks.
|
|
Page Color
|
digunakan untuk mengatur warna
latar halaman.
|
|
Page Borders
|
digunakan untuk mengatur garis
tepi halaman.
|
Watermark atau tanda air sangat
berguna saat suatu dukumen akan dipublikasikan hanya sebagai contoh dari
dokumen aslinya. Agar bisa dibedakan antara dokumen “kelinci percobaan”
tersebut dengan aslinya maka user dapat membubuhi tanda air berupa tulisan
remang-remang di belakang teks. Selain itu, menu perintah tersebut juga
digunakan untuk menghilangkan tanda air yang telah disematkan. Bahkan, disini
user diberi kewenangan untuk mengkustomisasi tanda air di latarbelakang
halaman. Watermark juga berguna untuk memberikan pesan tertentu di halaman
latar.
Page Color digunakan untuk mengatur warna latar halaman dokumen tergarap. Disini user disuguhi sejumlah pilihan warna opsional sebagai warna latar dokumen yang tengah diaktifkannya. Selain itu, user juga diberi peluang untuk masuk ke opsi lanjutan bila ingin mengatur warna latar dokumen garapannya secara lebih spesifik lagi. Jadi, dengan ini suatu dokumen menjadi lebih berwarna, sebagaimana hidup ini yang penuh warna-warni. Cuma yang perlu dicatat bahwa user perlu melakukan sinkronisasi antara teks dengan warna latar yang diinginkan. Bila warna teks yang dipilih berwarna gelap, usahakan agar memilih warna background yang agak cerah. Demikian juga sebaliknya. Jadi, antara warna background dengan warna teks harus kontras, namun jangan terlalu norak.
Page Color digunakan untuk mengatur warna latar halaman dokumen tergarap. Disini user disuguhi sejumlah pilihan warna opsional sebagai warna latar dokumen yang tengah diaktifkannya. Selain itu, user juga diberi peluang untuk masuk ke opsi lanjutan bila ingin mengatur warna latar dokumen garapannya secara lebih spesifik lagi. Jadi, dengan ini suatu dokumen menjadi lebih berwarna, sebagaimana hidup ini yang penuh warna-warni. Cuma yang perlu dicatat bahwa user perlu melakukan sinkronisasi antara teks dengan warna latar yang diinginkan. Bila warna teks yang dipilih berwarna gelap, usahakan agar memilih warna background yang agak cerah. Demikian juga sebaliknya. Jadi, antara warna background dengan warna teks harus kontras, namun jangan terlalu norak.
Sedangkan Page Border digunakan
untuk mengatur garis tepi halaman dokumen. garis tepi dapat berupa garis
stamdar maupun dengan kustomisasi yang spesifik. Ini diperlukan, terutama saat
menggarap brosur, piagam, dll. Saat user mengklik perintah Page Border tersebut
maka ia akan masuk ke dialog box yang berisi pengaturan seputar border halaman.
D. Icon Perintah di Group
Paragraph
Menu perintah di Group Paragraph
ini secara umum digunakan untuk pengaturan seputar paragraf teks. Sedangkan
perintah-perintah yang terdapat di group ini: (1) Indent, dan (2) Spacing.
KATA KUNCI
|
Indent
|
digunakan untuk mengatur batas
teks;
|
|
Spacing
|
digunakan untuk mengatur jarak
antar paragraf.
|
1. Indent
Indent digunakan untuk mengatur
batas teks sebelah kanan dan batas teks sebelah kiri. Disini user disuguhi 2
kotak, yakni Left dan Right. User pasti tahu bahwa Left digunakan untuk
mengatur batas kiri paragraf, dan Right digunakan untuk mengatur batas kanan
paragraf. Sebenarnya User bisa melakukannya di opsi Margins yang beralamat di
group page Setup. Namun tak jarang di tengah garapan suatu dokumen perlu
mengatur Indent kanan atau kiri. Contoh, kalimat kutipan panjang perlu Indent
lebih dalam dibanding paragraf lainnya. Bila dalam hal ini user mengaturnya di
Margins, maka paragraf lain juga berubah posisinya. Dengan perintah Indent di
group Paragraph ini user dapat mengatur secara spesifik paragraf terpilih apagr
indent-nya berbeda dengan paragraf standar lainnya bawaan pengaturan margins.
2. Spacing
Menu Spacing digunakan untuk
mengatur jarak antar paragraf, baik dengan paragraf sebelumnya (Before) maupun
dengan paragraf sesudahnya (After). User dapat mengatur jarak paragraf dengan
meng-klik panah ke atas dan panah ke bawah di sebelah kanan kotak Before atau
After. Namun demikian, user dapat memberikan pengaturan lanjutan dari paragraf
ini dengan meng-klik panah di sudut kanan-bawah group Paragraph ini.
E. Icon Perintah di Group Arrange
Secara umum, perintah-perintah di
group ini digunakan untuk mengatur: (a ) posisi objek di antara teks, (2)
posisi objek dengan objek lainnya, (3) mengatur aliansi objek di halaman
dokumen.
KATA KUNCI
|
Position
|
digunakan untuk mengatur posisi
objek di dalam suatu halaman
|
|
Wrap text
|
digunakan untuk mengatur posisi
objek dalam kaitannya dengan paragraf teks
|
|
Bring Forward
|
digunakan untuk untuk
memposisikan suatu objek dengan objek lainnya
|
|
Send Backward
|
digunakan untuk mengirim objek
terpilih ke belakang objek lainnya
|
|
Selection Pane
|
menampilkan panel navigasi
objek
|
|
Align
|
digunakan untuk mengatur posisi
objek lepas
|
|
Group
|
digunakan untuk mengelompokkan
beberapa objek menjadi satu grup
|
|
Rotate
|
digunakan untuk memutar, dan
membalik suatu objek terpilih
|
1. Position
Position digunakan untuk mengatur
posisi objek di dalam suatu halaman. Disini user disuguhi opsi yang instan,
dimana user hanya perlu menyeleksi objek, masuk ke menu ini, dan pilih posisi
objek yang diinginkan. Dengan ini user dapat langsung menempatkan objek di
tengah halaman, di tepi kanan atau kiri halaman, dll. Disini user diberi
peluang untuk masuk ke pengaturan spesifik dalam hal ini.
2. Wrap Text
Berbeda dengan perintah Position,
Wrap Text digunakan untuk mengatur posisi objek dalam kaitannya dengan paragraf
teks. Dengan perintah ini user memungkinkan untuk mengatur posisi teks di depan
objek, di belakang objek, di penjuru objek, di atas-bawah objek, dll. Bila user
menyisipkan gambar ilustratif di paragraf terpilih, maka secara default posisi
objek akan sejajar dengan baris teks. Bila diabaikan, hal yang lucu pun
terjadi. Disini antara objek dan teks seakan-akan gajah dan semut berjalan
beriringan dan tentunya si gambar akan boros tempat dan ruang. Disini user
dapat memposisikan teks berada di segala penjuru objek sehingga terkesan rapi
dan estetik. Malahan dengan perintah ini user dapat mengatur sendiri suatu Wrap
Point (dengan edit Wrap Point) sehingga memungkinkan agar tulisan mengikuti
lekuk tubuh yang aduhai.
3. Bring Forward
Berbeda dengan Wrap Text, Bring
Forward digunakan untuk untuk memposisikan suatu objek dengan objek lainnya
saja. Secara default, objek yang datang lebih akhir akan beridiri di depan
objek sebelumnya. Pasalnya, bagaimana bila user ingin memindahkan objek ke
depan objek lainnya? Tentu saja icon Bring Forward membantu perkara ini.
Aktifkan objek dimaksud, lalu klik icon Bring Forward ini.
4. Send Backward
Send Backward bekerja secara
kontradiktif dengan Bring Forward. Icon Send Backward digunakan untuk mengirim
objek terpilih ke belakang objek lainnya. Disini cara penggunannya pun sama
dengan Bring Forward. Seleksi objek dimaksud, kemudian klik icon perintah Send
Backward ini, maka objek terpilih akan berada di belakang objek lainnya.
5. Selection Pane
User yang akrab dengan aplikasi
grafis bernama lengkap Adobe Photoshop (PS & son, he he he) tentu tidak
asing lagi dengan icon perintah yang satu ini. Meskipun berbeda nama, tapi
fungsinya mirip dengan aplikasi berbasis bitmap tersebut. Bahasa inggrisnya,
bila di halaman dokumen terdapat sejumlah objek yang berjejal, tentu user
merasa kewalahan untuk mengaktifkan serta mengelola objek yang diinginkan.
Perintah Selection Pane memang dipermak demi menjawab kegalauan ini, Aktifkan
icon Selection pane, akan muncul panel seleksi di kanan jendela. Dengan panel
ini user hanya perlu meg-klik icon gambar tertentu di dalam Selection pane, dan
setiap icon merujuk terhadap objek tertentu di halaman dokumen. Sehingga
pekerjaan mengolah objek menjadi semakin mudah dan gampang, segampang user
memilih objek di panel History dalam Adobe Photoshop.
6. Align
Perintah Align digunakan untuk
mengatur posisi objek lepas. perintah ini tidak akan aktif bila objek terpilih
berada di Wraping “In Line With Text”. User dapat mengatur posisi objek
terpilih sehingga berada di tengah halaman, di bagian tepi, maupun di bagian
lainnya sesuai keinginan. Disini juga disuguhi opsi lanjtan bagi user yang
ingin melakukan property lanjutan dari suatu objek yang dipilihnya.
7. Group
Perintah Group digunakan untuk
mengelompokkan beberapa objek menjadi satu grup. Bila beberapa objek akan
dikelola dengan pengaturan yang sama tentu akan lebih efisien bila user
memanfaatkan fasilitas ini. Sebagai ilustrasi, ada 2 ribu objek yang akan
dikelola seara bersamaan. Bila disini user menggunakan cara konvensional,
mungkin butuh 6 jam untuk memindahkan, memberi warna satu per satu. Dengan
perintah Group, user cukup memilih semua objek dimaksud, meng-klik perintah
group, dan sejanjutnya kelompok objek dapat diaktifkan hanya dengan sekali klik
saja, maka objek dalam satu grup akan aktif semuanya.
8. Rotate
Rotate digunakan untuk memutar,
dan membalik suatu objek terpilih. Bila dalam suatu kasus, user ingin membuat
gambar simetri lipat dari suatu bangun, buat suatu bangun datar, tekan Ctrl+D,
kemudian klik perintah Rotate > Flip Horizontal. Sekarang user sudah membuat
simetri lipat dengan segmen yang benar-benar sebangun.
fungsi Icon pada
Tab References
Icon perintah yang terdapat di
tab References secara umum digunakan untuk properti seputar rujukan atau
referensi yang berkaitan dengan dunia perbukuan. Sebuah perbukuan yang bahenol
perlu dilengkapi dengan atribut referensi yang lengkap, agar ide yang tertuang
di dalamnya semakin gagah perkasa. Tampaknya tab Reference ini juga kompatibel
bagi pengguna dalam menggarap dokumen yang cukup kompleks. Misalnya proposal,
skripsi (dan saudara-saudaranya). Bagi teman-teman yang merasa calon sarjana
mungkin perlu mengakrabkan diri dengan tab Reference ini sebagai persiapan
menyambut tugas akhir yang sangat dituntut untuk melengkapinya dengan atribut
referensi semisal footnote dan endnote.
Tab References terdiri dari 6 group: (1) Table of Contens, (2) Footnotes, (3) Citation & Bibliography, (4) Captions, (5) Index, dan (6) Table of Authorities.
Icon Perintah pada Group Table of
Contens
Icon perintah yang terdapat pada group Table of Contens terdiri dari 3 icon: Table of Contens, Add Text, dan Update Table.
Menu Table of Contens digunakan
untuk pengelolaan daftar isi. Dengan menu ini user bisa menysipkan daftar isi
otomatis pada sebuah halaman dokumen. Bila mode otomatis yang dipilih, maka
fitur ini akan mencari judul dan subjudul secara otomatis dari file dokumen
yang tengah Anda garap. Itulah sebabnya, sebelumnya Anda perlu memformat
heading style atau format judul pada dokumen yang tengah dikerjakan. Dengan
kata lain, daftar ini sebaiknya disisipkan ketika judul atau subjudul sudah
terbentuk, meskipun hanya sebagian saja. Dengan menu ini pula Anda dengan
leluasa dapat mengatur daftar isi yang sudah disisipkan.
Perintah Add Text digunakan untuk
mengelola paragraf terpilih dalam kaitannya sebagai entri dalam daftar isi yang
sudah dibuat. tentu Anda tahu bahwa mesin otomatis tidak selamanya dapat
menjalankan tugas spesifik yang sangat detail. Sehingga perlu adanya opsi yang
memungkinkan user untuk melakukan customisasi bila nantinya ternyata tidak
sesuai dengan yang diharapkan. Tak jarang, di tengah penulisan, akan membaca
sebuah alinea biasa sebagai judul. Di kasus lain, Anda mungkin menghendaki
sebuah judul untuk dimasukkan ke level 2 (subjudul) namun sistem justru
menjadikannya sebagai judul (level 1). Sehingga langkah kustomisasi tampaknya
perlu dilakukan agar hasil pekerjaan sesuai dengan yang diinginkan. Disinilah
fungsi sebenarnya dari perintah ini. Bila diklik, menu ini akan memunculkan pulldown
yang terdiri dari beberapa opsi pendukung sisipan tersebut. Anda bisa memilih,
apakah mau disisipkan sebagai judul (level 1), atau subjudul (level 2), dll.
Sedangkan perintah Update Table
digunakan untuk memperbarui daftar isi. Adanya perubahan pada sebuah dokumen,
misalnya saat Anda menghapus suatu judul atau subjudul tidak secara otomatis
mempengaruhi status daftar isi. Update Table berfungsi untuk sinkronisasi
antara daftar isi dengan perubahan terkini dalam dokumen.
Icon Perintah pada Group Footnotes
Umumnya, semua icon perintah yang
terdapat di group Footnotes ini pengelolaan referensi tulisan. Group ini
memiliki flyout di bagian kanan-bawahnya yang berisi properti lebih detail
seputar referensi dokumen. Group ini terdiri dari 4 icon perintah: (1) Insert
Footnote, (2) Insert Endnote, (3) Next Footnote, dan (4) Show Notes.
Insert Footnote digunakan untuk
menyisipkan catatan kaki (rujukan yang berada di bagian bawah halaman atau
footer). Suatu istilah kadang merasa perlu untuk dijelaskan lebih detail untuk
memunculkan pemahaman yang konkrit, namun tidak mungkin dijelasakan dalam
paragraf bahasan. Bila dipaksa akan memutus alur bahasan itu sendiri. Sebagai
alternatif, Anda menyisipkan catatan kaki untuk menjelaskan lebih detail
tentang istilah yang dipakai. Aktifkan kursor di sebelah kanan kata yang
dimaksud, lalu klik icon ini, maka sistem akan membawa kursor ke bagian bawah
halaman dan mempersilahkan Anda menulis catatan kaki.
Berbeda dengan Footnote, Endnote digunakan untuk menyisipkan catatan di akhir bab. Namun demikian, cara penggunaannya sama, bila perintah Endnote diklik, sistem akan membawa Anda pada akhir bab dan mempersihakan Anda untuk menuliskan catatan mengenai kata tertentu sesuai yang ditunjuk oleh kursor.
Berbeda dengan Footnote, Endnote digunakan untuk menyisipkan catatan di akhir bab. Namun demikian, cara penggunaannya sama, bila perintah Endnote diklik, sistem akan membawa Anda pada akhir bab dan mempersihakan Anda untuk menuliskan catatan mengenai kata tertentu sesuai yang ditunjuk oleh kursor.
Sedangkan Next Footnote berfungsi
untuk memantau footnote dan endnote. Icon ini memiliki down arrow. Bila diklik,
akan muncul flyout yang berisi menu seputar pemantauan footnote dan end note
yang terdapat di seluruh file dokumen aktif.
Icon Show Notes digunakan untuk
memperlihatkan lokasi catatan, baik footnote maupun endnote. Bila Anda
mengaktifkan perintah ini, maka sitem akan menampilkan letak catatan dari
halaman dokumen yang sedang aktif. Untuk menonaktifkan tampilan tersebut, klik
sekali lagi icon perintah Show Notes tersebut.
Icon Perintah pada Group Citation
& Bibliography
Icon perintah yang terdapat di
group Citation & Bibliography digunakan untuk pengelolaan kutipan dan
daftar pustaka. Group ini sangat membantu dalam pengelolaan daftar kutipan dan
daftar pustaka yang sering membingungkan kita saat menggarap tulisan kompleks.
Saat kita berusaha jujur dalam kutipan daftar pustaka dari buku yang dikutip,
malah kita dibuat bingung. “ini ngambil dari buku mana, waduh saya lupa.” (he
he he).
Di kasus lain, seorang penulis
masih perlu mencatat di buku khusus, namun nasib baik lagi tidak memihak, buku
yang tersimpan rapi, ternyata dibawa main sama anak keduanya (hehehe.. nasib,
nasib). Agar kasus ini terantisipasi, dan Anda tidak perlu lagi selingkuh
dengan buku catatan tradisional, group Citation & Bibliography membantu
Anda dalam pengelolaan ini. Group ini terdiri dari 4 icon perintah : (1) Insert
Citation, (2) Manage Source (3) Style, dan (4) Bibliography.
Insert Citation digunakan untuk
menyisipkan kutipan langsung pada daerah kursor aktif. Dengan icon ini, Anda
tidak melakukan pemformatan secara tradisional. Tentukan letak kursor, klik
icon ini, Anda akan dihadapkan pada sejumlah opsi untuk keperluan menyisipkan
kutipan.
Sedangkan icon Manage Sources
digunakan untuk mengelola seluruh sumber kutipan yang mungkin sudah disisipkan
di semua segmen file dokumen. Klik icon ini, Anda akan dibawa untuk
berkonsentrasi dengan pengaturan semua sumber kutipan yang disisipkan tersebut.
Menu Style berfungsi untuk
memilih bentuk bibliography yang diinginkan. Anda tidak perlu membuat sendiri
bentuk daftar pustaka yang mungkin kita belum memahaminya. Pilih format daftar
pustaka disini dan rasakan kemudahan dalam memilih format daftar pustaka yang
resmi.
Menu Bibliography digunakan untuk
menyisipkan daftar pustaka ke dalam file dokumen aktif. Seperti yang telah
dijelaskan di atas, daftar pustaka sangat berkaitan dengan bahan kutipan yang
telah disisipkan. Mungkin ada baiknya setelah Anda sisipkan kutipan langsung,
Anda tidak lupa untuk mengklik icon Bibliography ini agar tidak perlu lagi
mencatat di buku tradisional.
Icon Perintah pada Group Captions
Group Captions secara umum
digunakan untuk menyisipkan keterangan mengenai gambar atau ilustrasi yang
terdapat dalam dokumen. terdiri dari 4 icon perintah: (1) Insert Caption, (2)
Insert Table of Figures, (3) Update Table, dan (4) Cross-reference.
Insert Caption digunakan untuk
membubuhkan keterangan seputar ilustrasi atau gambar yang sudah disisipkan.
Memang kita akui bahwa gambar cukup membantu memperjelas suatu bahasan. Namun
gambar tersebut juga perlu diarahkan dengan sedikit keterangan seputar gambar
tersebut. Bila tidak, mungkin ada sedikit pergeseran pemahaman tentang gambar
ilustrasi tersebut. Bila dalam ilustrasi terapat cewek cantik, mungkin pembaca
justru terpaku dengan wajah cewek itu (termasuk saya, heheh). Mungkin tidak
demikian bila kita membubuhkan keterangan mengenai gambar itu.
Sedangkan icon Insert Table of
Figures digunakan untuk menyisipkan daftar isi gambar yang disisipkan ke dalam
dokumen. Umumnya dalam perbukuan merasa perlu untuk melakukan katalog mengenai
gambar-gambar yang terdapat di buku, untuk memudahkan pembaca dalam menavigasi
seluruh gambar yang ada di sebuah buku. Icon Insert Table of Figures digunakan
untuk melakukan urusan tersebut. Sehingga dengan mudah dapat membuat katalog gambar
deskripsi di sebuah buku.
Icon Update Table digunakan untuk
melakukan pembaruan terhadap daftar katalog gambar. Perubahan di segmen gambar
tidak serta-merta langsung mengubah katalog yang sudah dimasukkan sebelumnya.
Misal, kita menambah atau menghaps suatu gambar ilustrasi. Kasus lain, nomor
katalog gambar mungkin amburadul saat menyisipkan gambar baru diantara gambar
lainnya.
Dengan icon Update Table
tersebut, sistem akan mengurutkan nomor katalog gambar tersebut.
Icon perintah Cross-reference
berfungsi untuk menyisipkan referensi silang. Tak jarang pengulangan istilah di
halaman lain juga perlu dijelaskan kembali di catatan kaki. Namun bagaimana
bila hal itu harus diulang 100 kali? Disinilah fungsi sebenarnya dari icon
Cross-reference tersebut. Anda bisa merujukkannya ke footnote atau endnote di
halaman lainnya.
Icon Perintah pada Group Index
Group Index secara umum berfungsi
untuk pengelolaan daftar kata yang dibahas di buku. Group ini terdiri dari 3
icon perintah: (1) Mark Entry, (2) Insert Index, dan (3) Update Index.
Mark Entry digunakan untuk
menandai masukan baru dalam dokumen. Saat mengedit tulisan mungkin dihadapkan
pada situasi dimana Anda merasa perlu membedakan antara kata masukan yang baru
dengan yang lama. Icon perintah Mark Entry akan membantu Anda dalam pengelolaan
seputar masukan baru dalam sebuah dokumen. Dengan icon ini, entri kata yang
baru akan ditandai dengan warna tertentu sehingga dengan mudah Anda bisa
membedakan antara masukan kata yang sebelumnya dengan entri kata yang terbaru.
Sedangkan icon Insert index
digunakan untuk menyisipkan daftar kata (indeks) ke dalam dokumen. Indeks
menggambarkan kata atau istilah yang dibahas di dalam tulisan Anda. Dengan
indeks, pembaca akan memiliki navigasi untuk mengenal sepintas tentang
perbendaharaan sebuah buku. Icon Index membantu Anda dalam pengelolaan indeks
di dokumen garapan Anda.
Update Index digunakan untuk
memperbarui daftar indeks terkini. Saat Anda menambahkan kalimat baru di suatu
bahasan, mungkin akan menggeser halaman yang sebelumnya sudah terdaftar dalam
indeks sehingga daftar nomor halaman yang sudah terindeks tidak akurat lagi
dengan kondisi terbaru dari dokumen Anda. Gunakan icon update Index tersebut
untuk memperbarui daftar di indeks sesuai dengan kondisi terkini di dokumen
Anda.
Fungsi Icon pada Tab Mailing
Menu Mailings
Menu Mailings berfungsi misalnya
untuk pembuatan penamaan pada amplop atau label (Mailings – Create), pembuatan
Mail Merge (Start Mail Merge), dll.
Fungsi Icon pada Tab Review
Menu Review
Menu Review berfungsi misalnya
untuk pengecekan Spelling Grammar, pemberian Comment pada halaman penulisan,
dll.
Fungsi Icon pada Tab View
Menu View
Menu View untuk membantu
pengecekan secara keseluruhan atau draft penulisan apakah sudah sesuai seperti
yang di-ingin-kan dengan bantuan fungsi menu Document Views; Format pengaturan
dengan bantuan Show/Hide (ada pilihan Ruler, Gridlines, Document map,
Thumbnails, dan Message Bar); pembesaran atau pengecilan dengan fungsi menu
Zoom; Pengaturan penampilan secara Window dengan bantuan menu Window (Arrange
All, untuk menampilkan seluruh dokumen Ms-Word yang sedang aktif dalam satu
layar, agar tampilan kembali normal maka cukup klik Maximize) atau (Split,
memotong layar penulisan yang sedang aktif kemudian di bawah layar tersebut
akan tampil layar seluruh penulisan dari judul penulisan yang sama, biasanya
berguna untuk pengecekan supaya tidak bolak-balik mencari-cari penulisan yang
hendak dibandingkan). Ada juga menu Macros apabila penulisan menggunakannya.
Fungsi Icon pada Tab Format
Di mana pengaturan gambar
(Picture Tools) ?
Untuk pengaturan gambar (Picture
Tools), biasanya memerlukan fungsi Crop (memotong bagian yang tidak diperlukan)
dan Text Wrapping (letak posisi gambar, apakah di atas tulisan, mengikuti
tulisan, di belakang tulisan, dll). Pengaturan gambar akan tampil pada menu
kanan atas setelah mouse di-klik pada gambar yang akan diatur. Seperti terlihat
pada Gb. 35.
Fungsi Icon pada Tab Customize
Toolbar
Di mana Customize Toolbar ?
Kemudian di manakah pengaturan
Undo Typing (mengulangi format penulisan yang sebelumnya) dan Repeat Typing
(menuju ke format penulisan yang sesudahnya) ? Juga Save (simpan file) secara
praktis ?
Cukup klik menu pojok kiri atas,
persis di samping kanan Office Button, terdapat Customize Quick Access Toolbar.
Bagaimana cara praktis klik
fungsi-fungsi penulisan yang sering digunakan ?
Dalam penulisan seringkali
menggunakan fungsi Bold, Italic atau Underline pada penulisan, cara praktisnya
adalah blok kalimat yang hendak ditambahkan formatnya kemudian secara otomatis
akan tampil window yang terdapat fungsi-fungsi yang diperlukan, seperti contoh
pada Gb. 37.
E.
Fungsi tombol keyboard komputer
Ctrl + A : select All
Ctrl + B : bold
Ctrl + C : copy
Ctrl +D : font
Ctrl + E : rata tengah
Ctrl + F : find
Ctrl + G : Go to
Ctrl + H : replace
Ctrl + I : teks miring
Ctrl + J : justify alighment
Ctrl + K : insert hyperlink
Ctrl + L : rata kanan
Ctrl + M : hanging
ident
Ctrl + N : new
Ctrl + O : open
Ctrl + P : print
Ctrl + Q : normal
style
Ctrl +R : rata kiri
Ctrl + S : save/ save as
Ctrl + T : left ident
Ctrl + U : underline
Ctrl + V : paste
Ctrl + W : close
Ctrl + X : cut
Ctrl + Y : redo
Ctrl + Z : undo
Ctrl +1 : singgle spacing
Ctrl + 2 : double spacing
Ctrl + 5 : 1,5 lines
Ctrl + esc : star menu
F1 : menjalankan fungsi pertolongan yang disediakan
Ms. Word
F2 : memindahkan teks atau objek yang dipilih
F3 : menjalankan perintah autotext
F4 : megulangi perintah sebelumnya
F5 : menjalankan perintah find
F6 : menjalankan perintah other pane
F7 : memeriksa kesalahan ketik dan ejaan teks
F8 : awal perintah penyorotan /pemilohan teks atau
objek
F9 : mengupdate field
F10 : mengaktifkan menu
F11 : memasukkan field berikutnya
F12 : mengaktifkan dialog save as
Esc : membatalkan dialog /perintah
Enter : melaksanakan pilihan atau engakhiri suatu paragraf
Tab : Memindahkan
teks sesuai dengan tanda tab yang ada pada ruler
horizontal.
horizontal.
Windows : Mengaktifkan menu start.
Shortcut : Mengaktifkan shortcut pada posisi kursor.
Delete : Menghapus 1 karakter di sebelah kanan kursor.
Backspace : Menghapus 1 karakter di sebelah kiri kursor.
Insert : Menyisip karakter di posisi kursor.
Home : Memindahkan posisi kursor ke awal baris.
End : Memindahkan posisi kursor ke akhir baris.
Page Up : Menggulung layar ke atas.
Page Down : Menggulung layar ke
bawah.
Up : Memindahakan kursor 1 baris ke atas.
Down : Memindahkan kursor 1 baris ke bawah.
Left : Memindahkan kursor 1 karakter ke kiri.
Right : Memindahkan kursor
1 karakter ke kanan.
Num Lock On : Fungsi pengetikan angka-angka dan operator
matematik aktif.
Num Lock Off : Fungsi tombol
navigasi aktif.
Shift + F10 : Membuka menu pintas, sama seperti
mengklik kanan.
Alt : Penekanan
tombol yang tidak dikombinasikan dengan tombol lain hanya berfungsi untuk mengaktifkan atau
memulai penggunaan menu bar.
Shift + Delete : Menghapus item yang dipilih secara permanen
tanpa menempatkan item dalam Recyle
Bin.
Ctrl + Right Arrow : Memindahkan titik penyisipan ke awal
kata berikutnya.
Ctrl + Left Arrow :
Memindahkan titik penyisipan ke awal kata sebelumnya.
Ctrl + Down Arrow : Memindahkan titik penyisipan ke awal paragraf berikutnya.
Ctrl + Up Arrow :
Memindahkan titik penyisipan ke awal
paragraf sebelumnya.
Alt + F4 : Menutup item aktif, atau keluar dari program aktif.
Alt + Enter :
Menampilkan properti dari objek yang dipilih.
Alt + spacebar : Buka menu shortcut untuk jendela aktif.
Ctrl + F4 : Close dokumen aktif dalam
program-program yang
memungkinkan
anda untuk memiliki beberapa dokumen yang terbuka secara bersamaan.
Alt + Tab : Switch antara item yang terbuka.
Alt + Esc : Cycle melalui item dalam urutan yang
mereka telah dibuka.
Ctrl + Shift + Tab :
Bergerak mundur melalui tab
Shift + Tab
: Bergerak Mundur melalui
pilihan.
F.
Memulai Mengoperasikan Microsoft word
Membuka Microsoft word
Untuk membuka Microsoft Word, ada
beberapa cara, diantaranya adalah :
1.
Klik tombol Start yang ada di taskbar.
2.
Pilih menu program.
3.
Kemudian pilih dan dan klik program aplikasi Microsoft Word. Tunggu sampai
jendela program Microsoft Word ditampilkan.
1. Klik Office Buttom > New.
2. Pada Kotak Dialog yang muncul
Pilih > Blank Document > klik tombol Create.
3. Untuk membuat dokumen baru
dari Templates, pilih pada bagian kelompok Templates, Klik Tombol Create.
4. Pada windows yang muncul,
letakkan kursor dimana anda akan mulai mengetik.
Mengetik Dokumen Baru
pada saat memulai program
aplikasi Microsoft Word, secara otomatis, dokumen baru yang masih kosong yang
diberi nama dokumen1 akan ditampilkan dan siap digunakan. Setiap mengetik teks,
teks yang anda ketik akan muncul diposisi kursor dan kursor akan bergeser ke
kanan. Anda dapat memindahkan kursor dengan keyboard atau mouse. Jika teks yang
sedang anda ketik mencapai akhir dari baris, maka teks tersebut akan dilipat
dan kursor secara otomatis panda ke awal baris berikutnya. Bila perlu tekan
tombol enter untuk memindahkan titik sisip ke baris berikutnya, hanya jika anda
ingin memulai pengetikan di baris baru sebelum mencapai batas kanan, membuat
baris kosong atau memulai paragraph baru.
Microsoft Word mendefinisikan
sebuah paragraf sebagai sejumlah karakter, kata, atau kalimat yang diakhiri
dengan tanda paragraph. Tanda paragraf akan disisipkan pada waktu anda menekan
tombol Enter. Tanda paragaraf ini penting untuk mengetahui di mana suatu
paragraf dimulai dan berakhir pada dokumen anda. Dalam keadaan defaultnya,
tanda paragraf ini tidak ditampilkan.
Mengedit Teks
Jika anda membuat kesalahan selama proses pengetikan, anda dapat memperbaikinya
dengan berbagai cara berikut ini :
1. Tekan tombol Backspace untuk menghapus satu karakter di kiri titik
sisip.
2. Tekan tombol Delete untuk menghapus karakter di kanan titik sisip.
3. Untuk melakukan pengulangan dari teks yang baru anda ketik, pilih menu
Edit, Repeat Typing (Ctrl + Y).
4. Untuk menghapus teks yang baru saja anda ketik, pilih dan klik menu
Edit, Undo, Typing (Ctrl +Z) atau klik tombol undo pada toolbar Standard.
5. Untuk pindah ke baris baru tanpa menyisipkan sebuah tanda paragraph,
tekan tombol Shift + Enter.
Meng-Copy / Menyalin Teks
Untuk menyalin teks yang anda
pilih kelokasi lain, ikuti langkah berikut ini :
1.
Pilih teks yang akan anda salin.
2.
Kemudian pilih dan klik menu Edit, Copy (Ctrl +C).
3.
Tempatkan titik sisip di lokasi baru.
4.
Kemudian pilih dan klik menu Edit, Paste
(Ctrl +V).
Men- Delete / Menghapus Teks
Untuk menghapus teks yang telah
anda pilih, ikuti langkah berikut ini :
1.
Pilih teks yang akan anda hapus.
2.
Kemudian pilih dan klik menu Edit, Clear atau tekan tombol Delete.
Meng-Cut-Paste / Memindahkan Teks
Untuk memindahkan teks yang anda pilih dilokasi yang baru,
ikuti langkah berikut ini :
1.
Pilih teks yang akan anda pindahkan.
2.
Kemudian pilih dan klik menu Edit, Cut (Ctrl + X).
3.
Tempatkan titik sisip pada lokasi baru.
4. Kemudian pilih dan klik menu Edit, Paste
(Ctrl + V).
Format Teks
1. Pilih atau sosrot teks yang akan
anda format, kemudian atur formatnya sesuai yang anda inginkan.
2. Tempatkan titik sisip pada posisi awal pengetikan teks, atur formatnya,
kemudian ketik teks yang anda inginkan.
Dengan cara ini, semua teks yang
anda ketik mulai dari posisi titik sisip akan mengikuti format yang anda pilih
sampai anda melakukan perubahan kembali
atau memindahkan posisi titik sisip ke bagian lain pada dokumen.
Mengubah Jenis dan Bentuk Huruf
(Font)
Setiap jenis dan bentuk huruf
(font) mempunyai nama, misalnya Arial, Times, Courier, dan lain-lain. Untuk
mengubah font dari teks yang sebelumnya adalah :
1. Pilih atau sorot teks yang akan anda ubah fontnya.
2. Pilih dan klik font yang anda inginkan pada tombol daftar pilihan font
yang terdapat pada baris toolbar Formatting atau tekan Ctrl + Shif + F.
Mengubah Ukuran Huruf (Font Size)
Semua teks yang anda
ketikkan pada dokumen baru dengan
menggunakan template Blank document akan memakai pilihan Default Font Times New
Roman dengan ukuran huruf 10 point. Untuk mengubah ukuran huruf ( Font Size)
dari teks yang sebelumnya anda ketik, ikuti langkah berikut ini :
1. Pilih atau sorot teks yang akan
anda ubah ukurannya.
2. Pilih dan klik ukuran yang anda inginkan pada tombol daftar pilihan
font size yang terdapat pada baris toolbar formatting atau teka tombol Ctrl +
Shift + P.
Mengatur Format Paragraph
Dalam Mifcrosoft Word, paragraph adalah segala
sesuatu yang diakhiri dengan menekan tombol Enter. Paragraph mungkin berupa
judul laporan, bagian suatu daftar, baris kosong diantara dua paragraph,
sekumpulan teks atau kalimat yang
mempunyai satu pemikiran. Anda dapat mengatur
format paragraph dengan menngunakan salah satu cara berikut ini :
1. Pilih paragraph yang akan anda format , kemudian atur formatnya sesuai
dengan keinginan anda.
2. Tempatkan pada titik sisip pada posisi awal pengetikan paragraph atau
formatnya, kemudian ketik paragraph yang
anda inginkan. Dengan cara ini, semua paragraph yang akan anda ketik mulai dari
posisi titik sisip akan mengikuti format yang anda pilih sampai anda melakukan
perubahan kembali atau memindahkan posisi titik sisip ke bagian lain pada
dokumen.
Mencetak dokumen
Apabila anda ingin mencetak
dokumen anda, dokumen tersebut harus sudah diaktifkan atau ditampilkan dilayar.
Untuk mencetak dokumen yang sedang aktif di layar, ikuti langkah berikut ini :
1. Pilih dan klik menu File, Print (Ctrl + P). kotak dialog print akan
ditampilkan.
2. Pada tombol daftar pilihan nama, pilih dan klik printer driver yang
anda inginkan.
3. Anda dapat tentukan halaman yang akan anda cetak, dengan cara melakukan
pemilihan dan pengisian pada kotak Page
Range.
4. Klik tombol pilihan All, jika anda bermaksud mencetak seluruh isi
dokumen.
5. Klik tombol pilihan selection, bila anda ingin mencetak teks yang
dipilih.
6. Apabila anda ingin mencetak dokumen tersebut lebih dari satu kali,
isilah kotak isian Number Of Copies dengan jumlah salinan yang anda inginkan.
7. Pada tombol daftar pilihan print what, pilih dokumen bila ingin
mencetak isi dokumen.
8. Tentukan halaman yang akan dicetak pada tombol pilihan print.
9. All pages in range, bila anda ingin mencetak halaman ganjil maupun halaman genap.
10. Odd Pages, jika anda ingin mencetak halaman ganjil saja.
11. Even Pages.
12. Klik Ok.
Menyimpan Dokumen
1. Segera setelah memulai pengetikan, sebisa mungkin dilakukan
penyimpanan. Hal ini dimaksud untu menjaga kemungkinan kehilangan dokumen.
2. Pada jendela Microsoft Word, pilih menu file, klik tombol Save.
3. Pada layar akan ditampilkan kotak dialog Save. Ketikkan nama file
dokumen, dan klik save. Lakukan penyimpanan file sesering mungkin, untuk
menghindari kemungkinan computer padam
secara mendadak.
Membuka File Yang Sudah Tersimpan
1. Klik menu file dan klik tombol open, maka akan tampil kotak dialog
open.
2. Pilih file yang ingin dibuka dengan menentuka letak foldernya terlebih
dahulu.
3. Klik pada nama file yang akan dibuka.
4. Klik tombol open, maka file yang tadi dipilih akan dibuka oleh
Microsoft Word.
Menutup File Dokumen
1. Setelah menyimpan file dokumen, untuk menutup file, pada jendela
Microsoft Word , pilih menu file, klik tombol Close, maka Microsoft Word akan menutup file dokumen yang sedang aktif.
2. Atau bisa dilakukan dengan menekan tombol close pada baris menu.
Menutup Jendela Microsoft Word
Setelah seluruh kegiatan
pengetikan, pengeditan, dan juga pencetakan dokumen selesai, maka kita dapat
mengakhiri operasi Microsoft Word setelah terlebih dahulu kita
memastikanbahwasannya dokumen sudah tersimpan dengan baik. Jika belum, maka
simpanlah dokumen yang telah anda ketik
dan edit terlebih dahulu, baru kemudian keluar dari Microsoft Word.
1. Pada jendela Microsoft Word, pilih menu file, klik exit, maka jendela
Microsoft Word akan tertutup.
2. Pastikan bahwa dokumen yang telah anda ketik sudah tersimpan dengan
benar.
3. Selain dengan menu file, menutup jendela Microsoft Word juga dapat
dilakukan dengan menklik tombol X yang terletak dipokok kanan atas dari jendela
Microsoft Word.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
- Di era globalisasi ini sangat di perlukan khususnya bagi pelajar untuk menguasai ilmu computer seperti Ms. Office (Word, Exeel dan Power Point).
- Para siswa minimal harus tahu cara mengoprasikan computer terutama Ms. Word.
- Ms. Word sebagai salah satu ilmu computer yang paling banyak dioprasikan diseluruh dunia.
B. Saran
Perkembangan
dunia di era globalisasi ini memang banyak menuntut perubahan ke system
pendidikan nasional yang lebih baik serta mampu bersaing secara sehat dalam
segala bidang. Salah satunya adalah ilmu computer yang harus dilakukan bangsa
Indonesia agar tidak semakin ketinggalan dengan Negara-negara lain adalah
dengan meningkatkan kualitas pendidikannya terlebih dahulu.
Untuk
mewujudkan impian tersebut maka penulis
merasa tugas pembuatan makalah mengenai Ms. Word ini sangatlah penting
bukan hanya bagi penulis tapi juga bagi pembacanya. Semoga dengan adanya
makalah ini kita semua lebih mengerti lagi mengenai apa itu computer dan Ms.
Word.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar